Kunjungan Industri Mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti-Ist
Jakarta, 30 Juli 2026 – Industri pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami praktik bisnis secara langsung. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Institut Pariwisata Trisakti mengajak mahasiswa Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Angkatan 2025 melakukan kunjungan industri ke WITA Tour dan WhiteSky Aviation.

Kegiatan yang didampingi dosen Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Elda Nurmalinda, S.Par., M.Par., M.M. dan Florensia Herienda, S.Pd., M.M., ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mempertemukan mahasiswa dengan pelaku industri pariwisata dan aviasi.
Di WITA Tour, rombongan mahasiswa diterima oleh Corporate Sales Assistant Manager Periscilla Hariyanti, The Sudirman Park Branch Manager Ellie, Human Resources Specialist Dewi Gusrini, beserta jajaran manajemen. Mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai perkembangan bisnis perusahaan, layanan perjalanan wisata, hingga proses operasional berbagai divisi seperti tour operator, travel consultant, dokumentasi perjalanan, dan MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions).
Corporate Sales Assistant Manager WITA Tour, Periscilla Hariyanti, mengatakan sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam mencetak talenta pariwisata yang siap kerja. “Kami menyambut baik kunjungan mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah penting untuk membangun sumber daya manusia pariwisata yang kompeten dan memahami kebutuhan dunia kerja sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, dosen Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Institut Pariwisata Trisakti, Elda Nurmalinda, menyampaikan apresiasi kepada WITA Tour yang telah membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik operasional perusahaan. “Pengalaman belajar di lapangan memberikan perspektif yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas. Mahasiswa dapat memahami bagaimana industri bekerja, mengenal tantangan yang dihadapi, sekaligus melihat peluang karier yang tersedia,” kata Elda.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke WhiteSky Aviation. Mahasiswa diterima langsung oleh Chief Executive Officer WhiteSky Group, Denon Prawiraatmadja, beserta jajaran perusahaan. Dalam sesi diskusi, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri penerbangan charter, pengelolaan bisnis aviasi, serta kontribusi sektor penerbangan terhadap pertumbuhan industri pariwisata nasional.

Tak hanya mengikuti sesi presentasi, mahasiswa juga berkesempatan mengunjungi heliport dan hanggar WhiteSky Aviation untuk melihat secara langsung fasilitas operasional dan berbagai armada helikopter yang digunakan perusahaan dalam melayani kebutuhan transportasi udara.
CEO WhiteSky Group, Denon Prawiraatmadja, menilai pengenalan industri sejak bangku kuliah menjadi bekal penting bagi calon profesional pariwisata. “Industri aviasi dan pariwisata memiliki hubungan yang sangat erat. Kami berharap kunjungan seperti ini dapat memberikan gambaran nyata mengenai dinamika bisnis penerbangan sekaligus menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan industri,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Institut Pariwisata Trisakti terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra industri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi mahasiswa.
Kegiatan kunjungan industri diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik bisnis biro perjalanan wisata dan sektor aviasi, sehingga lulusan Institut Pariwisata Trisakti semakin siap menjadi tenaga profesional yang adaptif, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang.
Redaksi