20/09/2026
IMG-20260920-WA0006

Jakarta, Liputama.com — Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti) menggelar Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (19/9/2026) di kampus IP Trisakti Jalan IKPN Bintaro No.1 Jakarta Selatan. Pertemuan ini menjadi sarana bagi orang tua untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai proses pendidikan anak selama menempuh studi di IP Trisakti, mulai dari sistem akademik, fasilitas pembelajaran dan praktik, layanan kemahasiswaan, hingga peluang magang dan karier setelah lulus.

Suasana Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru Institut Pariwisata Trisakti

Rektor Institut Pariwisata Trisakti Fetty Asmaniati dalam sambutannya menyampaikan visi IP Trisakti sebagai Center of Excellence in Tourism through Sustainable Learning, Education, Research, and Community Service atau pusat unggulan dalam bidang pariwisata melalui pembelajaran, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan tersebut, pihak kampus juga menjelaskan berbagai program yang dapat mendukung mahasiswa selama menjalani pendidikan, termasuk pengembangan kompetensi, kewirausahaan, kegiatan internasional, hingga hubungan dengan dunia industri. “ Kami harap pertemuan ini semakin memantapkan orang tua dalam mendukung pilihan putera dan puterinya dalam memilih kampus kebanggaan kita bersama Institut Pariwisata Trisakti sebagai institusi pendidikan pariwisata unggulan yang akan menempa mereka ke depan untuk memasuki industri pariwisata profesional,” jelas Fetty.

Rektor Institut Pariwisata Trisakti Fetty Asmaniati memberikan sambutan.

Orang tua mendapat gambaran proses pendidikan

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IP Trisakti Agus Riyadi mengatakan, keterlibatan orang tua penting agar mereka memahami proses pendidikan yang akan dijalani mahasiswa selama berada di kampus. “Kami ingin orang tua memahami bahwa pendidikan di IP Trisakti tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman melalui praktik, laboratorium, kerja sama industri, kompetisi, dan berbagai kegiatan lainnya,” ujar Agus.

Wakil Rektor I Agus Riyadi tengah memberikan pemaparan.

Menurut dia, IP Trisakti terus memperkuat kualitas akademik melalui berbagai program akreditasi dan hibah. Kampus juga memiliki laboratorium vokasi yang digunakan sebagai rujukan kegiatan pelatihan nasional maupun internasional. “Kami berkomitmen mengikuti berbagai program akreditasi dan hibah. Kami juga memiliki laboratorium vokasi yang menjadi rujukan untuk kegiatan pelatihan nasional dan internasional,” katanya.

Agus mengatakan, berdasarkan data tahun sebelumnya, sekitar 15 persen lulusan memilih menjadi entrepreneur. “Kami juga terus mendorong jiwa entrepreneurship mahasiswa. Berdasarkan data tahun lalu, sekitar 15 persen lulusan memilih menjadi entrepreneur,” ujar Agus.

Dari sisi pembelajaran praktik, mahasiswa juga dapat menggunakan berbagai fasilitas yang dirancang mendekati lingkungan kerja industri. Salah satunya adalah mockup room yang dikembangkan bersama Artotel. “Artotel memiliki mockup room di kampus kami. Fasilitas ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik mahasiswa agar mereka mendapatkan pengalaman yang lebih dekat dengan kondisi industri,” kata Agus.

Akses digital berbagai layanan kemahasiswaan

Wakil Rektor II Bidang Pusdatin, SDM, Umum, Keuangan, Kesekretariatan & Humas dan Keamanan Nurbaeti mengatakan, selain bidang akademik, kampus memberikan perhatian terhadap kemudahan layanan administrasi bagi mahasiswa. Berbagai layanan telah didigitalisasi, termasuk informasi kemahasiswaan serta rincian kewajiban dan pembayaran melalui platform MyIPT. “Berbagai aspek pelayanan telah kami digitalisasi. Orang tua dan mahasiswa dapat melihat informasi kemahasiswaan, termasuk rincian kewajiban dan pembayaran melalui MyIPT,” ujar Nurbaeti.

Wakil Rektor II Nurbaeti tengah menjelaskan.

IP Trisakti juga menyediakan sejumlah fasilitas yang mendukung kesejahteraan mahasiswa. Salah satunya layanan kesehatan di klinik kampus yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dengan membawa kartu tanda mahasiswa (KTM). Selain itu, mahasiswa mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan dan jiwa atau personal accident.

Untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, tersedia pula teaching factory, laboratorium kamar hotel, Laboratorium Pastry A, Laboratorium Kitchen, Laboratorium Nutrisi dan Organoleptik, serta Laboratorium Tour & Travel.

Informasi kegiatan kampus lebih mudah diakses

Nurbaeti mengatakan, keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam komunikasi antara kampus dengan mahasiswa dan orang tua. Selain melalui berbagai kanal digital, IP Trisakti secara berkala menerbitkan Buletin Info Pesona yang memuat kegiatan institusi, mahasiswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. “Buletin Info Pesona kami terbit secara berkala setiap triwulan. Isinya mencakup berbagai kegiatan di lingkungan Institut Pariwisata Trisakti sehingga aktivitas kampus dapat diketahui oleh mahasiswa, orang tua, dan masyarakat,” katanya.

Di bidang publikasi, IP Trisakti juga menjalin kerja sama dengan sejumlah media massa untuk menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan perkembangan institusi kepada masyarakat. Kerja sama publikasi tersebut antara lain dilakukan dengan Kompas, Media Indonesia, TVRI, RRI, Liputan6, Liputama, Suara Karya, serta sejumlah media lainnya. “Kerja sama dengan media massa menjadi salah satu bagian dari upaya institusi membangun komunikasi publik dan menyampaikan berbagai kegiatan kampus kepada masyarakat luas,” ujar Nurbaeti.

Perkenalkan peluang karier sejak awal

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Marketing, Kerja Sama, Alumni dan Job Arrangement System Novita Widyastuti Sugeng mengatakan, orang tua juga perlu mengetahui bagaimana kampus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Menurutnya, IP Trisakti terus memperluas kerja sama dengan industri, baik di dalam maupun luar negeri. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki akses terhadap dunia industri. Karena itu, kerja sama dengan berbagai pihak terus kami kembangkan,” ujar Novita.

Wakil Rektor III  Novita Widyastuti Sugeng memberikan pemaparan.

Ia mengatakan, peluang kerja lulusan IP Trisakti tidak hanya tersedia di dalam negeri. Sejumlah lulusan juga telah berkarier di luar negeri. “Kementerian Luar Negeri meminta kami menyiapkan sekitar 1.000 orang untuk kebutuhan kapal pesiar luar negeri. Kami juga mendapat permintaan kerja sama agar lulusan IP Trisakti dapat memiliki kesempatan berkarier di BUMN,” katanya.

Untuk mempertemukan mahasiswa dengan perusahaan, IP Trisakti akan menggelar Job Fair & Internship Expo 2026 pada 5-7 Oktober 2026. Sementara itu, Ikaptri Tourism Fair direncanakan berlangsung pada Januari 2027 di Artotel Gelora Bung Karno. “Kami terus mempertemukan mahasiswa dengan dunia industri melalui job fair, internship expo, dan berbagai kegiatan lainnya. Ini penting agar mahasiswa mengenal kebutuhan industri sejak masih menjalani pendidikan,” ujar Novita.

Orang tua semakin meyakini pilihan pendidikan

Director of Human Resources Marriott Hotel Achmad Riyanto yang hadir sebagai perwakilan industri sekaligus orang tua mahasiswa mengatakan, pertemuan tersebut dapat membantu orang tua memahami kualitas dan orientasi pendidikan yang diberikan IP Trisakti. “Saya berharap setelah mengikuti presentasi ini, para orang tua semakin yakin menyekolahkan anaknya di sini. Kampus ini memiliki kualitas, daya saing, dan kemampuan untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja,” ujar Achmad.

Achmad Riyanto – kedua dari kiri.

Salah satu orang tua mahasiswa baru, Ruskiantoro, asal Petukangan Utara, Jakarta Selatan, mengatakan informasi yang diperoleh dalam pertemuan tersebut membantu dirinya memahami pilihan pendidikan anaknya. Putrinya, Rahidatul Putri Azhaira, merupakan lulusan SMK PGRI 15 Petukangan Utara yang melanjutkan pendidikan pada program S1 Pariwisata IP Trisakti. “Anak saya sebelumnya mempertimbangkan empat kampus. Di kampus lain dia juga mendapatkan tawaran beasiswa, namun setelah mempertimbangkan aspek kualitas dan juga track record lulusannya, puteri saya mantap memilih kuliah di IP Trisakti dan alhamdulilah mendapat beasiswa,” ujar Ruskiantoro.

Orang tua mahasiswa Ruskiantoro.

Setelah menyaksikan berbagai pemaparan mengenai peluang karir dan rekam jejak unggulan alumni IP Trisakti Ruskiantoro semakin yakin dengan kampus pilihan puterinya tersebut. “Semoga anak saya bisa menjadi SDM pariwisata unggulan dan bisa berkarir hingga luar negeri. Amin,” urai Ruskiantoro.

Bagi orang tua mahasiswa baru, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda pengenalan kampus, tetapi juga memberikan informasi mengenai bagaimana mahasiswa akan menjalani proses pendidikan, memperoleh layanan selama kuliah, mengembangkan kompetensi, hingga mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Dengan demikian, komunikasi antara kampus dan orang tua diharapkan dapat terbangun sejak awal masa studi sehingga orang tua memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai proses pendidikan anaknya di IP Trisakti.

Redaksi