22/01/2026
Flyer-Wisata-Budaya-2021

Salut! Itulah satu kata yang bisa terucap menyaksikan kegigihan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti dalam mempromosikan pariwisata Indonesa di tengah pandemi Covid-19. Sebabnya, pada Sabtu, 17 April 2021 kemarin, kampus khusus pariwisata ini menggelar acara Webinar Wisata Budaya dalam upaya mempromosikan keunggulan pariwisata Indonesia kepada para orang tua mahasiswa baru.

Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati dalam sambutannya menerangkan, Acara Wisata Budaya, yang kali ini digelar dalam bentuk Webinar karena pandemi, bertujuan memberikan apresiasi kepada orang tua mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 sekaligus pengenalan berbagai daerah wisata di Indonesia, yang kali ini mengangkat Labuan Bajo melalui tur virtual. “Kami berharap acara ini dapat menjadi ajang silahturahmi antara STP Trisakti, Dosen dengan para orang tua mahasiswa sehingga tercipta hubungan yang baik dalam bekerjasama membimbing mahasiswa untuk mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar Fetty dalam sambutannya.

Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati
Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati

Di kesempatan yang sama Fetty turut menyampaikan kabar gembira bahwa STP Trisakti sukses meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. “Terima kasih atas dukungan orang tua murid, mahasiswa, akademisi, para staf dan tentunya Yayasan Trisakti sehingga kita dapat meraih prestasi bersama ini,”urai Fetty.

Adapun acara Wisata Budaya yang kali ini diselenggarakan secara hibrid ini dihadiri oleh 16 orang tua secara offline di kampus STP Trisakti dan 250 orang tua secara online. Acara Wisata Budaya ini kini memasuki tahun ke-6, setelah absen pada tahun lalu karena pandemi Covid-19.

Novita Widiastuti, Kepala Pusat Bisnis Kepariwisataan STP Trisakti dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para sponsor acara. “Di antaranya PT Sinar Meadow yang mendukung acara ini yang juga turut memberikan sumbangan renovasi ruangan kelas. Demikian pula dengan Yayasan Trisakti yang memberikan banyak dukungannya,” urai Novita.

Sementara Djanadi Bimo Prakoso Ketua Badan Pengurus Yayasan Trisakti menyampaikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang penuh keberagaman budaya, agama, suku bangsa. Serta dikaruniai dengan keindahan alam dan kekayaan flora dan fauna yang luar biasa. Meski demikian, papar Bimo, sapaannya, rakyat Indonesia harus terus bekerja keras untuk mengubah karunia ini menjadi berkat bagi seluruh penduduknya. “Karena itu meski pandemi tapi kita tidak boleh tidur, harus terus bekerja keras, agar ketika pandemi usai kita harus berlari kencang. Seperti kita contoh dari Cina yang di tahun 1998 ketika krisis ekonomi global justru membangun infrastruktur dan manusia besar-besaran. Sehingga saat krisis usai mereka langsung lari kencang,” pesan Bimo.

Acara pun dilanjutkan dengan bincang kewirausahaan dari Founder & CEO Gohan Tours Handaya J. Sunoto yang sekaligus alumnus STP Trisakti tahun 2008 dari jurusan Usaha Perjalanan Wisata. Handaya sendiri memiliki rekam karir yang impresif sebelum memutuskan berwirausaha dengan mendirikan Gohan Tours pada tahun 2018 silam. “Yang terutama dalam berwirausaha ada dua hal, niat dan usaha,” papar Handaya menguraikan kunci berwirausaha.

Handaya tak menampik bahwa dirinya adalah pemain baru di industry tur dan travel yang sudah sangat banyak jumlahnya di Tanah Air. Meski demikian dirinya tak gentar karena memiliki diferensiasi unik dalam bisnisnya. “Gohan Tour mengusung konsep tour unik. Salah satunya Tour Iluminati di Jakarta. Jadi kita berwisata di Jakarta membahas simbol-simbol Iluminati, Tour Museum, Tour Kuliner dan juga Tour Gowes, “ urainya.

Founder Gohan Tours Handaya J. Sunoto (kiri) tengah memberikan pemaparan.

Handaya kemudian merangkum prinsipnya dalam menjalankan usaha. “Ingat selalu untuk memupuk kekompakan dengan tim, jangan pernah menyerah, dan terus berusaha aktifkan pemasaran karena pasti pandemi ini akan berlalu,” tegas Handaya.

Selanjutnya Handaya mengawal para peserta untuk mengikuti virtual tour di Laboan Bajo. Saat itu kemampuan dan kefasihan Handaya dalam mengawal tur terlihat jelas. Dirinya tidak hanya menjelaskan, namun mampu menampilkan berbagai sisi lain termasuk ragam kisah yang melingkupi Labuan Bajo, tips menikmati perjalanan wisata, sekaligus membocorkan berbagai hidden gems di Labuan Bajo.

Handaya tengah memandu virtual tur Labuan Bajo

Acara dilanjutkan dengan Online Baking Demo oleh Sinar Meadow yang mempraktikkan kunci sukses pembuatan Banut Cake, Layer Roll Cake dan Cookies Paitan yang lezat. Hingga acara ditutup dengan acara pengenalan program Penerimaan Mahasiswa Baru dan juga pengundian doorprize yang sangat ditunggu-tunggu oleh para peserta.

Online Baking Demo oleh PT Sinar Meadow

Sejumlah orang tua mahasiswa pun turut mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti acara Webinar Wisata Budaya kali ini. Seperti Rahman Wiharjo yang anaknya kini tengah berkuliah di STP Trisakti. Rahman tidak ragu untuk meneruskan pendidikan anaknya di STP Trisakti karena dirinya meyakini pariwisata Indonesia akan semakin baik ke depan dan prospeknya semakin besar, terlebih usai pandemi kelak. “Makanya anak saya  sangat tertarik berkuliah di sini. Saya percaya STP Trisakti. Sejak SMA anak kami sangat tertarik dengan dunia perhotelan pariwisata. Dia yakin dengan keunggulan kampus ini. Selain dekat tempat tinggal kami dan juga sudah lama berdiri dan sangat bagus alumninya,” ujarnya semringah. Dirinya pun turut memuji tur virtual Labuan Bajo yang sangat indah dan contoh pembuatan kue yang menarik.

Adapun Ester, salah satu orang tua mahasiswa juga mengungkapkan hal serupa. “Bagi saya, acara ini sangat baik untuk menjalin hubungan antara orang tua, mahasiswa dan kampus. Acara ini juga semakin menambah wawasan kami mengenai wisata dan kuliner di Indonesia. Terima kasih STP Trisakti sudah menyelenggarakan acara ini,” puji Ester.

Eddy Dwinanto Iskandar