22/04/2026
Perawatan dan Sterilisasi Pesawat Lion Air Group 3

istimewa

Mudik bisa jadi dilarang pemerintah. Dampak larangan itu tentu saja masif bagi kelangsungan operasional perusahaan transportasi darat, laut dan udara. Pun demikian, perusahaan transportasi tetap gigih dan konsisten dalam menjaga kebersihan dan keamanan unit pesawatnya. Seperti yang ditunjukkan Lion Air Group. Maskapai swasta nasional yang terbang dengan merek Lion Air, Batik Air dan Wings Air itu. Faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan terus menjadi prioritas demi mencegah infeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

istimewa

Untuk itu Lion Air Group secara terstruktur dan terjadwal  menjalankan semua pemeliharaan, pengecekan pesawat udara. Sistem itu dilakukan  menurut program perawatan secara berjadwal dan tidak berjadwal . “Pelaksanaan tersebut menjadi bagian kesungguhan dalam mewujudkan operasional penerbangan, memastikan setiap pesawat kondisi prima, aman dan laik terbang serta sejalan untuk merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan,” jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya yang diterima Liputama.com hari ini (12/05).

Akibat pelaksanaan peniadaan mudik 2021 90% pesawat udara Lion Air Group tidak diterbangkan.  Pun demikian, Lion Air Group masih mengoperasikan penerbangan sewa (charter) untuk layanan pengangkutan kargo dan penumpang khusus secara grup. Kondisi ‘sepi’ ini lantas dimanfaatkan Lion Air Group untuk mengoptimalkan perawatan dan pemeliharaan pesawat udara dengan tatap fokus pada fase pengerjaan sebagai berikut:

  1. Pengecekan dan Pemeliharaan Komponen Pesawat

Pemeriksaan dan perawatan kinerja (performa) secara komprehensif dari seluruh komponen pesawat udara, yaitu pada mesin (preservation engine), perangkat tambahan daya (auxiliary power unit), navigasi, perlatan komunikasi, hiburan dalam penerbangan (inflight entertainment), fasilitas pesawat dan lainnya yang terkait.

Lion Air Group melakukan proses pengecekan sistem sirkulasi udara pada kabin, termasuk HEPA  (High Efficiency Particulate Air) filter yang digunakan sebagai alat penyaring sirkulasi udara di dalam pesawat. Ketika melakukan proses tersebut, petugas telah diberikan pengetahuan mengenai keselamatan dan telah melakukan tes kesehatan.

  1. Sterilisasi Pesawat

Proses sterilisasi mencakup disinfection, disinsection, fummigasi dan deepcleaning. Menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku.

Area detail mencakup ruang kokpit, toilet (lavatory), dapur (galley), kompartemen bagasi, meja lipat pada kursi, sandaran kursi, penutup kursi bagian kepala (head cover), penutup jendela dan dinding kabin, karpet dan ruang kargo di bagian bawah kabin pesawat.

istimewa
  1. Kebersihan Pesawat dan Peralatan Pendukung

Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC), seperti pencucian dan membersihkan (lap) badan pesawat.

Selain itu, kebersihan diberlakukan untuk peralatan pendukung seperti kendaraan pendorong pesawat (pushback car), bus penghubung (neoplane), tangga masuk pesawat untuk penumpang dan kargo, kendaraan pengangkut barang dan kargo.

  1. Pengecekan Pesawat Cadangan

Perawatan khusus untuk pesawat yang dipersiapkan sebagai cadangan (standby), sesuai ketentuan dari pembuat (pabrikan) pesawat yang dikenal dengan prolong inspection.

Perawatan pesawat udara dilaksanakan di pusat perawatan pesawat Lion Air Group – Batam Aero Technic dan di bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada. Seluruh prosedur yang dilakukan telah mengikuti aspek keselamatan yang dapat membantu untuk melaksanakan seluruh tahapan sampai selesai.

Lion Air Group menegaskan, tetap melakukan proactive maintenance pesawat sesuai approved maintenance program masing-masing maskapai di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic  untuk perawatan besar dan perawatan ringan dilakukan di line maintenamce base.

Untuk di Base Maintenance Batam Aero Technic, dalam satu (1) kali maintenance mampu merawat 15 unit yang terdiri dari pesawat berbadan lebar (wide body aircraft) seperti Airbus 330, pesawat berbadan sedang atau kecil (narrow body aircraft), antara lain Boeing 737, Airbus 320, ATR maupun Hawker, meliputi pekerjaan ringan sampai pekerjaan berat, termasuk painting full body pesawat, peremajaan interior pesawat, perawatan komponen pesawat dan lainnya.

Dalam tindakan pengerjaan dimaksud, seluruh teknisi dan tim pelaksana terkait tetap peningkatan dari SOP dalam menjalankan protokol kesehatan, yakni mencuci dan membersihkan tangan, penggunaan masker, sarung tangan, perlengkapan keamanan (safety equipment) dan lainnya sebagai upaya guna tindakan preventif dengan mengutamakan kesehatan.

Selain tetap menekankan perawatan dan sterilisasi armada, Lion Air Group juga terus menjalankan program wajib pelatihan (mandatory training) bagi teknisi tetap berjalan salah satunya menggunakan pembelajaran berbasis elektronik (e-learning), antara lain fokus pada safety management system (SMS), faktor utama pada diri dalam bekerja (human factor) serta penguatan dan penyegaran kembali (recurrent) mengenai standar operasional prosedur (SOP). “Lion Air Group menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional,” tegas Danang.

Eddy Dwinanto Iskandar

@bungiskandar