22/04/2026
Screenshot_2021-10-30_092003_1

Ismet Emier Osman tengah memberikan(ist)

 

Kekayaan budaya maupun alam Indonesia memang melimpah untuk dieksplorasi. Meski demikian situasi pandemi saat ini membuat berbagai kegiatan tour dibatasi untuk sementara. Pun demikian, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti) tidak mau menyerah dengan kondisi pandemi. Untuk itu, STP Trisakti menggelar Tour Budaya Virtual agar tetap dapat mengajak publik untuk menikmati kekayaan budaya Indonesia meski dari balik layar gawai mereka.

Ismet Emier Osman selaku Wakil Ketua III STP Trisakti tengah memberikan sambutan(ist)

Adapun acara Tour Budaya kerap digelar STP Trisakti setiap tahunnya untuk mengajak orang tua mahasiswa baru berpetualang ke berbagai destinasi wisata, terutama di sekitar Jakarta.

Acara Tour Budaya Virtual kali ini karena pandemi digelar secara hybrid, dengan sebagian perwakilan orang tua mahasiswa hadir di kampus STP Trisakti. Ismet Emier Osman yang menjabat sebagai Wakil Ketua III STP Trisakti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas keberhasilan digelarnya Tour Budaya Virtual ini. “Kunjungan wisata selama ini dilakukan di Jakarta, namun dengan daring orang tua mahasiswa bisa melihat beberapa obyek wisata yang indah di beberapa daerah di Indonesia, seperti Belitung. Dan atas nama STP Trisakti juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan menguliahkan putra-putrinya di STP Trisakti, dan para mahasiswa baru akan kita bentuk menjadi insan pariwisata yang professional,” papar Ismet.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso. Bimo, sapaannya mengungkapkan, bahwa pilihan orang tua mahasiswa baru untuk memilih STP Trisakti sudah sangat tepat. “Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti semoga tidak lama lagi bisa menjadi Institut Pariwisata Trisakti. Dan disini nantinya mahasiswa akan di didik dengan cara asah, asih dan asuh, sehingga diharapkan akan menjadi the best/terbaik di dunia ini, sehingga nantinya dapat mendukung negara, yaitu masyarakat adil dan makmur,” ujar Bimo dalam sambutannya secara daring.

Bimo Prakoso sebagai Ketua Yayasan Trisakti tengah memberikan sambutan secara daring.

Menurut Bimo Ilmu Pariwisata akan menjadi tumpuan bagi bangsa dan negara untuk meningkatkan pendapatan negara, sehingga para lulusan sekolah pariwisata akan sangat dibutuhkan untuk membangun pariwisata di tanah air. “Kalau saat ini kita menikmati keindahan wisata di Bangka Belitung secara daring, semoga Covid 19 ini segera berakhir sehingga kita bisa datang langsung ke lokasi wisata,” harap Bimo.

Sementara itu, Ribka, sebagai salah satu perwakilan Mitra Kerja STP Trisakti dari Moderna Indonesia, menjelaskan akan selalu mendukung kegiatan pendidikan maupun pariwisata di STP Trisakti. “Melalui kegiatan seperti ini kita juga berharap nantinya setelah Covid-19 kita bisa menggelar kegiatan Wisata Budaya ke Lokasi Wisata,” ujar Ribka.

Adapun di acara virtual tour ini partisipan juga diajak untuk menyambangi secara virtual kekayaan alam dan budaya Belitung. Sesi tersebut dibawakan oleh Anggila, alumnus STP Trisakti yang kini menjabat sebagai ASN di Pemda Belitung.Dirinya yang merupakan alumnus STP Trisakti terdengar sangat fasih dan bersemangat dalam mengungkapkan berbagai keunggulan pariwisata di daerahnya.

Eddy Dwinanto Iskandar