Mahasiswa STP Trisakti tengah mempresentasikan hasil KKN mereka (ist)
Sebagai bagian dari wujud realisasi salah satu pilar Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian masyarakat, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah berlangsung sejak tanggal 13-27 Februari 2023 yang berlokasi di 8 Wilayah yaitu Kelurahan Pesanggrahan, Kelurahan Bintaro, Kelurahan Petukangan Utara, Kelurahan Petukangan Selatan, Kelurahan Ulujami, Kelurahan Parigi, SMKS Baitul Hamdi, dan Desa Wisata Bojongkulur.

Kegiatan ini diikuti oleh 51 Mahasiswa program Sarjana Pariwisata tahun ajaran 2019/2020 (S1 Pariwisata) dan didampingi oleh 16 Dosen Pembimbing Lapangan di masing-masing lokasi KKN tersebut. Selama kurang lebih 2 minggu, mahasiswa diminta untuk membuat program kerja yang bermanfaat dan dapat membantu masyarakat sekitar maupun di lingkungan tersebut.
Hasilnya pun ternyata berdampak positif. Hal itu disampaikan oleh para mahasiswa dalam gelar Diseminasi Hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh Mahasiswa/I S1 Pariwisata Tahun Ajaran 2019/2020 di Auditorium kampus STP Trisakti, Jalan IKPN Bintaro No.1, Jakarta Selatan. Dalam acara ini, mahasiswa lantas membagikan informasi tentang program KKN, hasil kegiatan KKN, atau pengalaman mahasiswa selama menjalani KKN. Selain itu, Diseminasi hasil KKN bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa/Kelurahan yang menjadi lokus KKN, serta memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk melaksanakan program serupa.

Acara Diseminasi Hasil KKN ini sekaligus dihadiri oleh Wakil Ketua 1 STP Trisakti Djoni Wibowo, Wakil Ketua II STP Trisakti Nurbaeti dan KA. P3M STP Trisakti Rahmat Ingkadijaya, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di masing-masing lokus, dan juga mahasiswa-mahasiswi S1 Pariwisata Tahun Ajaran 2019/2020 dan 2020/2021.
Adapun Djoni Wibowo dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pencapaian mahasiswa hingga ke tahap KKN dan telah berhasil menjalankan program kerja sesuai kebutuhan di masing-masing Desa/Kelurahan. “Kegiatan KKN ini merupakan suatu tantangan bagi mahasiswa bagaimana mereka memposisikan dan beradaptasi di lingkungan masyarakat secara langsung,” ujar Bapak Djoni Wibowo dalam sambutannya.
Sementara Rahmat Ingkadijaya, dalam sambutannya mengatakan para mahasiswa STP Trisakti berhasil mengikuti KKN dengan hasil program kerja yang dilakukan di 8 lokus yaitu melakukan berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat. “ Dalam KKN mahasiswa kami berhasil melakukan sosialisasi tentang kesehatan, sapta pesona, demo masak, wisata susur sungai, membantu desa untuk menyukseskan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengajar di sekolah-sekolah, membantu dalam pembangunan infrastruktur, dan yang berhubungan di industri pariwisata,” ujar Rahmat.
Selanjutnya, presentasi masing-masing kelompok dimulai dari kelompok Kelurahan Parigi, Kelompok Kelurahan Pesanggrahan, Kelompok Kelurahan Petukangan Utara, kelompok Kelurahan Bintaro, Kelompok Kelurahan Ulujami, Kelompok SMKS Baitul Hamdi- Menes Banten, dan terakhir yaitu Kelompok Desa Wisata Bojongkulur. Masing-masing mahasiswa memaparkan seluruh program kerja dimulai dari latarbelakang, rumusan masalah, sampai hasil pelaksanaan program kerja yang ditutup dengan kesimpulan dan saran. Selain itu, Mahasiswa juga menampilkan video yang berdurasi kurang lebih 5 menit dimana dalam video tersebut menceritakan kegiatan KKN berlangsung.

Setelah paparan kelompok, maka dilanjutkan dengan penutupan secara resmi Program KKN tersebut. Rahmat kembali berpesan bahwa mahasiswa harus senantiasa mengasah soft skill yang akan menunjukan kualitas pribadi, kebiasaan, sikap, dan sopan santun sosial mereka. Soft skill juga pada umumnya terkait dengan kecerdasan emosional, komunikasi, pemecahan masalah, dan hubungan antarpribadi.
Dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa diasah soft skillnya sehingga mampu beradaptasi, berkomunikasi, kerja tim, kolaborasi, pemecahan masalah, dan manajemen waktu yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat luas. “Diharapkan kegiatan KKN untuk angkatan mendatang lebih baik lagi dan kegiatan KKN yang telah dilalui di Tahun 2023 ini menjadi evaluasi bagi bersama,” ujar Rahmat mengakhiri penjelasannya.
Eddy Dwinanto Iskandar