(istimewa)
Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Surabaya bersama Lion Air Group menggelar kegiatan sosial berupa pembagian 18 ribu masker untuk Desa Tente di Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Kamis (22/ 04) dan Jumat (23/ 04). Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan agenda Gerakan 18.000 Masker untuk Desa Tente sebagai bagian penggalangan dana terbuka ketiga (open donation series #3), merupakan kelanjutan dari 11 Maret 2021 (open donation #2) dalam rangka membantu dampak bencana alam di Mamuju, Sulawesi Barat serta 11 Februari 2021 (open donation series #1) untuk penyaluran serentak di 8 (delapan) kota atau daerah yakni Surabaya, Kediri, Blitar, Pasuran, Bali, Lombok, Banjarmasin dan Manado. “Gerakan 18.000 Masker untuk Desa Tente dilakukan dengan melibatkan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Puskesmas Woha, Satuan Gugus Tugas Covid-19, Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin, pihak lainnya serta penyerahan langsung kepada masyarakat pada lokasi tertentu, seperti di pasar dan bandar udara,” papar Danang dalam keterangannya yang diterima redaksi hari ini (24/04).

Penyerahan bantuan dilaksanakan dan disaksikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Rifa’i; Kepala Puskesmas Kecamatan Woha, dr. Dewi Puspaningsih; Sekretaris Kecamatan Woha selaku Ketua Satuan Gugus Tugas, Amiruddin Ismail; Station Manager Wings Air – Lion Air Group Bima, Bibid Rico Saputra; Koordinator Pelaksanaan Donasi Bima UPH Surabaya, Richardo Evan Wongharyono; dan Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.
Executive Director UPH Kampus Surabaya, Dr. Ronald Suryaputra, ST., MM., CSMA, CDM, PMA mengatakan, civitas akademika Universitas Pelita Harapan Kampus Surabaya berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak dalam kegiatan sosial ini. “ Kami juga menyampaikan apresiasi dari kerjasama yang terjalin dengan pihak Lion Air Group sehingga program di 2021 Management Outreach Program (MOP) atau pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar. Tujuan utama, akan membantu saudara-saudara (sesama) yang tengah membutuhkan,” urai Ronald Suryaputra.
Ronald juga menyampaikan kegiatan ini akan semakin memberikan nilai lebih kepada seluruh anggota UPH Kampus Surabaya seiring peningkatan kegiatan pembelajaran berbasis praktikum, yakni kampus dengan Lion Air Group, Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Puskesmas di Woha serta masyarakat yang tertuju. “Selain itu, lebih membentuk inisiasi-inisiasi positif guna meningkatkan keterampilan, pengalaman, koordinasi serta komunikasi di tengah situasi saat ini. Harapan mendatang, bisa terlaksana dengan agenda-agenda lainnya serupa,” kata Ronald.
Sementara Kepala Puskesmas Woha, dr. Dewi Puspaningsih menyatakan, pihaknya juga menyambut baik inisiasi “Gerakan 18.000 Masker untuk Desa Tente” di momen Hari Kesehatan Sedunia tahun ini yang jatuh pada tanggal 7 April. “Pesan moral dan positif ialah terselenggaranya masyarakat sehat. Melalui kegiatan langsung yang terfokus di area-area seperti pasar dan pusat transportasi ini menjadi upaya penanggulangan virus dan bakteri. Pencegahan dapat dilakukan selalu menggunakan masker ketika bepergian dan berada di dalam ruangan. Setelah bepergian bersihkan diri untuk menghilangkan virus yang menempel pada tubuh dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penularan virus Covid-19,” jelas Dewi.

Adapun proses pengiriman masker dari titik kumpul di UPH Kampus Surabaya, dikirim melalui Lion Air penerbangan JT-690 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB). Kemudian dilanjutkan penerbangan Batik Air nomor ID- 8412 tujuan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS) yang terkoneksi dengan penerbangan Wings Air IW-1836 tujuan akhir Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin di Bima, Nusa Tenggara Barat (BMU). “Lion Air Group mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan bantuan dan mendukung pelaksanaan kegiatan sosial di “Gerakan 18.000 Masker untuk Desa Tente di Bima,” tutup Danang Mandala Prihantoro.
Eddy Dwinanto Iskandar
Twitter & IG @bungiskandar