02/05/2026
Fransisca Mirae

Head of Priority Wealth Management Mirae Asset Sekuritas, Fransisca Wiryasaputra tengah memberikan keterangan dalam Media Day (liputama.com)

Jumlah orang kaya di Indonesia atau yang biasa disebut high net  worth  individual (HNWI)  diprediksi akan bertumbuh 60% hingga mencapai 250 ribu orang di 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Fransisca Wiryasaputra, Head of Priority Wealth Management Mirae Asset Sekuritas, dalam acara Media Day di kantornya, di Pacific Century Place, SCBD, Jakarta, hari ini (09/06). Lebih lanjut Fransisca menerangkan bahwa yang dimaksud HNWI adalah orang yang memiliki kekayaan di atas USD 1 juta atau Rp 14 miliar lebih.

Head of Priority Wealth Management Mirae Asset Sekuritas, Fransisca Wiryasaputra tengah memberikan keterangan dalam Media Day (liputama.com).

Prediksi ini sendiri didorong oleh tren pasar saham yang masih positif yang mendukung pertumbuhan jumlah HNWI semakin gemar  berinvestasi  di  pasar  modal. Optimisme pertumbuhan jumlah orang kaya tersebut juga akan mendukung layanan HNWI Mirae Asset Sekuritas yaitu Sage Club yang dia pimpin. “Sebagian besar faktornya disebabkan oleh suplai uang beredar yang bertambah seiring dengan pertumbuhan pasar modal. Kami optimistis karena juga didukung data bahwa dana nasabah HNWI yang dikelola Sage Club sudah tumbuh 95% sejak layanan priority wealth management tersebut diluncurkan pada awal 2022,” ujarnya.

Fransisca menuturkan saat ini postur HNWI Indonesia didominasi oleh kelompok generasi baby boomer, gen X, dan milenial. Saat ini milenial atau kelompok umur 26-39 tahun sudah menguasai sepertiga atau 33% angkatan kerja. Namun, kelompok umur Gen Z tidak lama lagi akan mendominasi HNWI seiring berjalannya waktu karena saat ini jumlahnya mencapai sepertiga dari jumlah penduduk dunia.

Fransisca mengatakan bahwa dana nasabah HNWI yang dikelola Sage Club sudah tumbuh 95% sejak layanan tersebut diluncurkan pada awal 2022. Sage Club merupakan layanan HNWI terlengkap pertama di pasar modal dengan minimal portofolio nasabah senilai Rp 3 miliar. Nasabah juga mendapatkan fasilitas aplikasi pengelolaan keuangan untuk memonitor kekayaannya.

Dia menuturkan Sage Club lebih mengedepankan jasa yang memenuhi kebutuhan dari masing-masing nasabah yang unik (tailored service), di mana layanan itu disediakan melalui relationship manager (RM) khusus untuk setiap nasabahnya.

Selain itu, keunggulan layanan lain terletak pada fee transaksi saham, obligasi, dan reksa dana yang bersaing  di  kelas  layanan  premium.  “Nasabah juga dapat mengalokasikan dananya pada kontrak  pengelolaan  dana  (KPD/discretionary  fund),  reksa dana yang dapat ditransaksikan di bursa (exchange traded fund/ETF), serta saham pre-IPO,” jelas Fransisca.

Redaksi