16/01/2026
SUPER Entertainment

Foto awak kabin Super Air Jet (ist)

Maskapai terbaru Indonesia, Super Air Jet mencoba menggaet penumpang milenial dengan layanan wifi di kabin pesawat mereka. Layanan wifi itu pun diklaim maskapai anyar itu mudah digunakan. Penumpang hanya perlu mengunduh aplikasi Tripper di Apple App Store atau Android Google Play. Selanjutnya penumpang diminta mengaktifkan air plane mode dan lalu menghubungkan koneksinya ke jaringan wifi Tripper Super Entertainment. Dengan begitu penumpang sudah bisa menikmati menonton film seru, mendengar podcast favorit, nge-game, membaca majalah digital dan lain sebagainya.

Foto awak kabin Super Air Jet (ist)

Direktur UtamaSuper Air Jet, Ari Azhari mengatakan dalam keterangan persnya bahwa maskapainya mengusung layanan wifi setelah mempelajari kebiasaan para milenial yang tak bisa lepas dari gawainya. ‘ Karena itu, Super Air Jet menyesuaikan dengan hiburan di pesawat dan di darat, sehingga setiap tamu super akan tetap bisa beraktivitas menggunakan smartphone masing-masing untuk memanjakan diri melalui hiburan gratis. Harapan terpenting ialah, pengalaman selama penerbangan tetap terjaga, asyik, seru dan menyenangkan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi Liputama.com hari ini (08/08).

Ari menambahkan pihaknya akan terus menambahkan konten yang menarik dan disesuaikan dengan tren yang berkembang. Layanan wifi Tripper sendiri merupakan kerjasama strategis Super Air Jet dengan PT Dua Surya Dinamika selaku perusahaan yang menciptakan produk aplikasi Tripper dan powered by AirFi Indonesia. “Super Air Jet sangat senang mengawali kemitraan ini karena mampu menjawab kebutuhan pasar,” jelas Ari.

Adapun direktur utama Tripper, Satish L. Mahtani mengucapkan selamat dan sukes kepada Super Air Jet atas penerbangan perdana rute Jakarta – Medan – Jakarta dan Jakarta – Batam – Jakarta.  “Momen terbaik ini bersamaan ditandai dengan peluncuran hiburan gratis penerbangan yang didesain khusus milenial. Hiburan bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Terobosan ini akan menemani setiap milenial yang memilih terbang bersama Super Air Jet,” paparnya.

Super Air Jet lebih lanjut memberikan tips lengkap dalam menikmati layanan wifi Tripper.

  1. Membawa head set sendiri, agar tetap memberikan rasa kenyamanan penerbangan,
  2. Mengisi daya baterai pada ponsel ketika di terminal keberangkatan agar semakin seru berselancar hiburan gratis saat penerbangan,
  3. Kapan harus menyalakan dan kapan harus mematikan perangkat elektronik terutama yang memancarkan sinyal dan pemancar radio. Tetap memperhatikan instruksi dari awak kabin, demi memastikan aspek keselamatan dan keamanan.
  4. Langkah antisipasi penanganan setiap penumpang yang membawa produk MacBook Pro (Retina 15-Inchi) produksi 2015 yang dipasarkan periode September 2015 sampai Februari 2017, mencakup larangan pengangkutan laptop produk Apple jenis MacBook Pro 15 inchi produksi 2015 yang dipasarkan periode September 2015 sampai Februari 2017 sebagai bagasi tercatat/ terdaftar (checked baggage) dan kargo

Apabila MacBook tiper tersebut tetap dibawa sebagai bagasi kabin, maka Super Air Jet

mengharuskan untuk:

  1. Tetap mematikan selama penerbangan termasuk tidak dalam keadaan sleep mode;
  2. Tidak mengisi ulang baterai selama dalam penerbangan.

Kebijakan terkait MacBook Pro itu sendiri mengikuti aturan yang dirilis oleh Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) nomor Au/ 201/ 0169/ DKP/ DBU/ VIII/ 2019,  Federal Aviation Administration (FAA) atau Federasi Penerbangan Federal AS, European Union Aviation Safety Agency (EASA) serta regulasi dari IATA Dangerous Goods Regulations (Special Provisions A154) mengenai larangan membawa MacBook Pro (Retina 15-Inch). Penyebabnya karena ditemukan permasalahan pada baterai laptop di produk Apple tersebut yang berpotensi menimbulkan gangguan (hazard)  terhadap faktor keselamatan perjalanan udara.

  1. Pelarangan membawa dan menggunakan perangkat portabel pengisi daya tambahan bateri (powerbank), dengan ketentuan: selama berada di dalam pesawat dilarang menggunakan powerbank.

Setiap tamu super wajib melapor ke petugas secara detail tentang kapasitas powerbank yang dibawa.

  1. Sesuai aturan, powerbankberkapasitas daya: maksimum 100 Wh atau 20.000 mAh hanya boleh dibawa ke kabin dan dilarang masuk dalam bagasi tercatat/ terdaftar (checked baggage).
  2. 100-160 Wh atau 20.000-32.000 mAh harus ada persetujuan dari SUPER AIR JET.
  3. lebih dari 160 Wh dilarang untuk masuk ke dalam pesawat.

Eddy Dwinanto Iskandar

@bungiskandar